Batulicin, 21 April 2025 — Dalam rangka memperkuat pelayanan publik yang cepat, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin kembali menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025, bertempat di Kantor Imigrasi Batulicin dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi, Ferizal, serta Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Batulicin, Dian Shinta Sartono.
Kerja sama ini mencakup layanan pembayaran setoran PNBP serta pengiriman paspor kepada pemohon secara langsung ke alamat tujuan melalui layanan MICIN POS. Layanan inovatif ini telah terbukti membantu 386 orang selama satu tahun terakhir, memungkinkan mereka menerima paspor di rumah dengan cepat, aman, dan tanpa perlu kembali ke kantor imigrasi.
"Kerja sama ini bukan sekadar administrasi formal, tapi merupakan bentuk nyata dari pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Ferizal dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa cakupan layanan Kantor Imigrasi Batulicin sangat luas, tidak hanya meliputi Batulicin, tetapi juga hingga pelosok Kabupaten Tanah Bumbu, wilayah Kotabaru, bahkan Kalimantan Timur.
Ferizal juga menyoroti tantangan geografis yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian, seperti harus menyeberang laut atau menempuh perjalanan jauh. “Realitas ini menjadi pengingat bahwa pelayanan yang kami berikan tidak boleh biasa-biasa saja. Kami harus hadir sebagai solusi,” tegasnya. Di sinilah peran PT Pos Indonesia menjadi krusial dalam menyederhanakan proses layanan, memangkas waktu, dan mengurangi beban masyarakat.
Lebih lanjut, Ferizal menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Pos Indonesia atas dedikasi dan profesionalisme dalam mendukung program layanan MICIN POS. "Layanan ini telah menjadi kolaborasi solutif antara dua lembaga yang berbeda namun memiliki visi yang sama: memberikan layanan terbaik untuk rakyat," ujarnya.
Dengan perpanjangan kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pelayanan publik yang tangguh, humanis, dan berorientasi pada hasil. Tak hanya terbatas pada pengiriman paspor, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang dalam berbagai bentuk kerja sama lainnya di masa mendatang.




